![]() |
| Tampak depan Sualoka | Dokumentasi pribadi |
Ngobrolin Sualoka Hub dan ruang literasi yang sedang digandrungi muda-mudi di Gresik, tampaknya memang sudah menjadi satu kesatuan, deh.
Sualoka Hub menurutku sangat layak masuk pada daftar teratas jika sedang membahas salah satu kafe di Gresik yang tidak sekadar menyuguhkan berbagai menu andalan, tetapi juga menawarkan sebuah ruang untuk berdiskusi, menyampaikan ide, dan mewujudkan kegiatan kreatif.
Spot nongkrong yang nyaman di kawasan bersejarah ini, belakangan dikenal sebagai salah satu ruang literasi favorit anak muda Gresik. Pasalnya, pengelola tempat ini sangat mendukung adanya kolaborasi-kolaborasi positif. Jadi, tidak heran jika kian ke sini kian banyak agenda menarik yang berlokasi di Sualoka Hub.
Mengenal Sedikit Lebih Dalam Tentang Sualoka Hub Gresik
Pertama kali tahu tentang kafe satu ini, sepertinya saat ada informasi mengenai workshop yang pematerinya adalah seorang dosen di Korea Selatan, juga penulis dari buku keren berjudul Sentimentalisme Calon Mayat—Sony Karsono.
![]() |
| Kak Yogi @losgilos dan Prof. Sony Karsono |
Sualoka Hub adalah kafe sekaligus ruang kreatif yang berlokasi di area Kampung Kemasan, Gresik—kawasan yang dikenal dengan nuansa heritage dan bangunan-bangunan lama yang menyimpan jejak sejarah kota. Dari luar, tempat ini mungkin tampak sederhana. Namun, begitu masuk, atmosfernya terasa cukup berbeda. Hangat, tenang, dan seperti mengundang siapa pun untuk duduk lebih lama.
Sebuah rumah yang disulap tidak hanya sebagai tempat ngopi, tetapi juga diposisikan sebagai ruang aman bagi siapa pun yang ingin bertumbuh. Tempat yang nyaman untuk pertemyan komunitas, tempat para pegiat seni, budaya, dan literasi dapat bertemu tanpa harus terikat perasaan formal dan kaku.
Lokasi dan Cara Menuju Sualoka Hub
Kafe ini tidak berada di pinggiran jalan besar, jadi perlu sedikit lebih effort untuk menemukannya. Pasalnya, Sualoka ini terletak di gang kawasan Kampung Kemasan (Jl. Nyai Ageng Arem-arem GG III No. 20, Pekelingan, Gresik). Mungkin itu juga yang membuatnya kian terasa seperti hidden gem yang wajib ditemukan.
Jika kamu datang dari pusat kota Gresik, perjalanan menuju Kampung Kemasan relatif mudah. Tempat ini tidak jauh dari Pasar Lama Gresik, gunakan aplikasi maps untuk membantu menemukan gangnya. Cukup tik Sualoka di kolom pencarian, begitu pun saat hendak menggunakan jasa ojek daring.
![]() |
| Penampakan gang di depan Sualoka Hub |
Akses jalan menuju Sualoka lebih mudah jika menggunakan motor, tetapi jika ingin menggunakan mobil pun tidak masalah. Jika motor dapat diparkirkan dengan aman di lokasi parkiran kafe yang telah disediakan, mobil bisa diparkir di deretan jalanan pasar. Kemudian, kita bisa sedikit berjalan kaki menuju kafe.
Heritage, Estetik, dan Cozy: Suasana Kafe yang Bikin Pengin Balik Lagi
Tempat duduknya bervariasi, mulai dari meja untuk kerja individu, hingga area untuk berkumpul dengan teman. Ada juga sudut-sudut yang sering dipakai pengunjung untuk berfoto tanpa membuat orang yang tidak suka difoto merasa terganggu.
Ada area indoor dan outdoor yang bisa dipilih sesuai preferensi masing-masing pengunjung. Jika ada kegiatan tertentu atau sedang dibuka untuk pengunjung, kamu juga bisa ngopi atau ngeteh di rooftop.
![]() |
| Pose di rooftop Sualoka |
Lokalisier, sebuah ruang perpustakaan yang ada di dalam Sualoka juga menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi mereka yang suka membaca. Koleksinya bagus-bagus. Mulai dari komik, novel, hingga buku-buku bermuatan kisah lokal tentang Gresik.
Sayangnya, November 2025 lalu saat aku kembali ke sana, Lokalisier sedang tutup sementara. Belum tahu kapan akan dibuka lagi.
![]() |
| Tumpukan buku di perpustakaan Lokalisier |
Berbagai Menu yang Menggugah Selera di Sualoka Hub
Sebagai kafe, tentu Sualoka Hub punya menu yang cukup lengkap. Mereka menyediakan pilihan minuman coffee dan non-coffee, serta camilan yang cocok untuk menemani waktu duduk panjang. Main course yang ditawarkan juga beragam dengan rasa enak dan harga relatif terjangkau.
![]() |
| Berbagai macam menu yang bisa dipilih |
Sebagai bukan pencinta kopi, menurutku hazelnut latte cukup aman dikonsumsi. Cenderung manis, dengan cita rasa kopi yang masih bisa terasa. Selebihnya, aku lebih sering memesan ice chocolate. Karena bagiku racikan es cokelat mereka sungguh pas.
O iya, aku pribadi kurang menyarankan ice tea, sih. Di lidahku kurang cocok. Seringkali kurang manis, cenderung hambar. Rasa tehnya juga kurang nendang. Selebihnya sih, menunya worth to try semua, kok.
Untuk menu makanannya, favoritku adalah chicken steak. Sementara anakku lebih suka nasi goreng hongkong dan spaghetti bolognese mereka. Semua masakannya tidak pelit bumbu dan porsinya juga cukup mengenyangkan.
![]() |
| Ngedate bareng anak |
![]() |
| Hazelnut latte in action |
![]() |
| Cheese cake enaaak |
Sebagai pelengkap, biasanya aku akan memesan mix platter atau onion ring. Tidak lupa juga dengan cheese cake yang dilapisi strawberry jam di atasnya—ini aku wajib pesan dua, karena bisa berebut dengan anak.
Mengapa Sualoka Hub Menjadi Ruang Literasi Favorit Anak Muda Gresik?
Inilah poin paling penting yang membuat Sualoka Hub berbeda dari banyak tempat nongkrong di Gresik lainnya.
Sualoka Hub aktif menghadirkan kegiatan yang berkaitan dengan literasi, seni, dan budaya. Di beberapa waktu, kamu bisa menemukan acara seperti:
- Diskusi buku dan bedah karya
- Pameran seni rupa atau fotografi
- Workshop kepenulisan
- Pertunjukan musik akustik
- Pembacaan puisi
- Kegiatan dari berbagai komunitas
- Pemutaran karya komunitas
- dll.
Di sinilah Sualoka Hub terasa sebagai “hub” dalam arti yang sesungguhnya: menyatukan beberapa komunitas ke dalam satu jaringan lokal. Mereka tidak mematok harga sewa tempat atau minimal ordera jika ada komunitas yang ingin bergiat di sana. Namun, fasilitas yang ditawarkan tetap maksimal. Seperti sound system, microfon, dll.
Ada sesuatu yang menyenangkan saat melihat orang-orang datang dengan berbagai latar: mahasiswa, pekerja, seniman, penulis, bahkan pengunjung yang hanya ingin duduk diam. Semua bisa berbagi ruang tanpa harus saling mengganggu keberadaan.
Cocok untuk WFH, Nugas, dan Me Time
Jika kamu sedang mencari kafe nyaman untuk menyelesaikan tugas atau pekerjaan, Sualoka Hub bisa jadi pilihan yang pas. Tempatnya cukup tenang, suasananya mendukung, dan pengunjungnya relatif paham etika ruang bersama.
Kamu juga bisa datang sendirian tanpa merasa canggung, karena atmosfernya memang ramah untuk solo visitor.
Tidak perlu bingung juga mengenai tempat salat, tidak jauh dari Sualoka ada masjid yang bisa kamu hampiri. Hanya berselang beberapa langkah kaki saja.
Waktu Terbaik Berkunjung ke Sualoka Hub
Sebenaenya kafe ini bisa kamu kunjungi kapan saja, tetapi ada beberapa momen yang mungkin bisa kamu pertimbangkan.
- Sore menjelang malam: Suasana lebih hangat. Jika beruntung, kamu bisa menikmati sunset di rooftop.
- Malam hari: Cocok untuk ngobrol panjang dan mendalam atau ikut acara komunitas.
- Akhir pekan: Biasanya ada kegiatan seru yang bisa kamu ikuti.
Kalau kamu ingin suasana lebih tenang untuk kerja atau menulis, datang di jam yang tidak terlalu padat akan lebih nyaman. Biasanya kafe ini cukup sepi di pagi hari.
Sualoka Hub Adalah Ruang Penghubung, Bukan Sekadar Kafe
Pada akhirnya, Sualoka Hub Gresik adalah tempat yang memberi pengalaman lebih dari sekadar ngopi. Ia adalah ruang untuk bertemu, ruang untuk bertukar ide, dan ruang untuk kembali percaya bahwa literasi masih bisa hidup—bahkan di kota yang sering dipersepsikan hanya sebagai kota industri.
Jika kamu sedang mencari kafe dan ruang literasi favorit anak muda di Gresik, Sualoka Hub bukan hanya layak dikunjungi. Ia juga layak dirasakan bersama orang tersayang.
Sualoka memiliki cara tersendiri untuk tampak istimewa, dan tanpa dipaksa, banyak yang telah terjerat pesonanya. — E. Aprilia R.©2026
![]() |
| Ini waktu Gresik Book Party bikin acara di Sualoka Hub |
![]() |
| Dokumentasi setelah ikutan kelas slow motion |











20 Komentar
Pertama baca Gresik yang terbayang oleh mamang pasti Pupuk, tapi ternyata gresik lebih dari sekedar itu. Termasuk tempat seperti ini nih....
BalasHapusJarang sekali ada tempat nongki atau kafe yang sekaligus menjadi ruang literasi dan kegiatan - kegiatannya juga menarik. biasanya suatu komunitas merasa kurang cocok buat ngumpul di suatu tempat yang vibesnya kurang mendukung, tapi dengan Sualoka Hub semua bisa terhubung.
Galfok sama jalanan dan lingkungan sekitar kafenya, unik. Jadi itu merupakan lingkungan area lama dengan banyak bangunan vintage gitu kah mbak?
BalasHapusTernyata bukan cuma kafe tapi ada library-nya yaa. Sepertinya pemilik kafe juga sering ya kerjasama ngadain event literasi2, bahas2 buku gitu?
Mereka menyajikan makanan berat dan ringan juga yaa. Iem kek anakku kalau diajakin ke kafe semacam ini pilihan makanannya kalau nggak pasta ya nasgor hehe.
Wah ciskeknya menggoda niiih. Cocok dimakan sebagai dessert setelah makan makanan berat ya :D
Sangat menarik sekali nih Sualoka Hub Gresik, aku langsung bergumam, kayaknya kalau pagi kesana enakeun bisa nulis artikel atau cerpen. Ternyata emang pagi hari cenderung sepi yaaa. Tetapi sore, pun sangat ciamik biar bisa sekalian lihat sunset kalau cuaca lagi mendukung.
BalasHapusAda Perpustakaan juga 🤩🤩🤩🫶 the best sih ini. Pastinya bakalan banyak komunitas literasi, pencinta seni dan budaya bisa bertemu, berkumpul dengan nyaman.
Menu makanan dan minumannya pun sangat variatif sekali ya. Rasanya kalau nulis atau baca, sambil ngopi bakalan tambah semangat gaspol hehe.
Catettt Sualoka Hub..
BalasHapusBisa banget jadi lokasi meet up, misalnya bloger Sby lagi main ke Gresik yha🤣💪
Vintage² vibes nya aduhh, bakal hepi dan betah bangettt.
moga² bisa cuss nongkrong d sanaaa
keren sekali Sualoka Hub. tidak hanya tempat makan dan minum, tapi juga da nilai plusnya yaitu mneyediakan ruang literasi. Wajar kalau diganrungi kawula muda karena lewat Raung Literasi akan hadir kegatan-kegiatan keren dan positif seputar dunia literasi.
BalasHapusNah bisa sambil naik ke rooftop ini nih yang asik, sekalian menikmati sore hari dengan senja yang indah. Kalau sambil kerja pun juga semangat. Bisa barengan temen atau sendirian pun mantap aja
BalasHapusAsyik banget nih kalau ada tempat kayak Sualoka Hub begini. Mau ngadain acara yang berhubungan sama literasi jadi nggak bingung lagi cari tempat yang asyik.
BalasHapusSualoka Hub ini beneran definisi hidden gem yang punya nyawa ya. Nggak nyangka di tengah hiruk pikuk kota industri, ada ruang sejuk yang memadukan heritage Kampung Kemasan dengan semangat literasi anak muda.
BalasHapusSetuju banget kalau kafe bukan cuma soal menu, tapi soal "ruang aman" buat bertumbuh. Jadi pengin nyobain mix platter sambil baca buku di sana, tapi catat dulu deh tipsnya: skip ice tea, langsung gas ke ice chocolate atau hazelnut latte-nya
Menarik, meskipun tinggal dekat dengan Gresik saya baru tahu nih di Gresik ada tempat asyik seperti Sualoka Hub ini. Vibesnya keren, ga hanya sekedar kafe tapi punya banyak peran untuk menghidupkan literasi di Gresik
BalasHapusCafe yang satu ini bisa menjadi salah satu destinasi wisata di Gresik karena banyak sekali yang kita bisa dapat selain bisa Nongkrong dan makan makanan enak di situ juga sebuah tempat Heritage yang menarik untuk dikunjungi apalagi menjadi salah satu tempat untuk berkumpul dan bersosialisasi orang-orang kreatif untuk mendapatkan energi yang baik untuk berkarya dan juga bermanfaat bagi banyak orang
BalasHapusAdanya ruang yang cukup luas untuk diskusi buku ini sangat menarik bagi sebuah cafe..
BalasHapusTapi kalau makan di cafe-nya Sualoka Hub Gresik, gak boleh sambil bawa buku, kan yaah??
Soalnya koleksi bukunya baguuss baguuss.. kebayang yang pinjem pun kudu resik apik.
Kayanya hanya boleh baca di tempat yaa??
Meski tempatnya, istilahnya, nyempil, justru tempat kyk gini tuh, bagi anak muda, malah dicari. Apalagi ada nuansa heritage-nya. Pasti seru. Cocok buat sosmed. Ngopi dan nongki khas anak muda.
BalasHapusDitambah lagi ada diskusi/workshop yg datengin narsum keren. Rame deh tuh. Ada yg dr Korea lagi. Tambah manteb lagi nih. Ntr kalo ke Gresik, mampir ahhhh.
Menarik nih kafe. Pilihan makanan dan minumannnya lengkap, ada perpustakaan pula. Belum lagi lokasinya yang berada di kawasan heritage. Pas sekali untuk bersantai sejenak.
BalasHapusApalagi ownernya juga terbuka jika kafenya digunakan untuk cara komunitas ya. Semakin menjadi nilai tambah.
Nama cafe-nya bisa jadi alternatif nama anak
BalasHapusKebetulan tuh di KAI medsos ada lomba giveaway nama yang ada hubungannya dengan perkeretaapian
Siapa tahu ada yang pake nama ini
Tadi aku cek di google, ternyata masih tutup ya mba. Duuuuh semoga cepat dibuka kembali. Baguuuus memang tempatnya. Aku ga ngerasa sekedar kafe biasa, tp rumah , saking homey nya.
BalasHapusDan salut dengan tidak adanya patokan minimal harga sewa jika ada komunitas yg ingin memakai tempat mereka. 👍👍👍.
Bisa duduk santai , sekedar mencicipi menu2, atau kerja, Pasti bener2 bikin betah dengan suasana yg seperti ini.😍😍😍. Moga2 cepat dibuka kembali
Aku malah lebih suka sama cafe yang posisinya agak ke dalem gini mbak. Nganu, lebih tenang dan nyamaan.. gak keberisikan sama kendaraan lewat.
BalasHapusDan makin penasaran pas tau ada Perpustakaaan. Tapi sayangnya tu Lokalisier masih tutup ya. Heuheu
Zaman sekarang, orang ke cafe bukan demi makanan. Mereka datang untuk berkehidupan, berinteraksi dan berdiskusi sesama manusia. makanya bagus sii ada tempat yang menyajikan ruang untuk dilakukannya semua hal itu, macem Sualoka Hub ini.
Burung pelikan lebar sayapnya
nampak kece, terbangaya ke lhoksmawe
Apapun makanan dan minumannya
Asal bisa WFC saya pasti OTW!
Wah, baru tahu ada tempat sekeren Sualoka Hub di Gresik! Sebagai orang yang suka banget sama suasana heritage, membaca ulasan ini jadi bikin saya penasaran pengen langsung meluncur ke Kampung Kemasan. Menarik banget ya kafenya nggak cuma buat nongkrong, tapi juga aktif jadi ruang literasi dan diskusi komunitas.
BalasHapuscafe yg tidk hanya memberikan pengalaman tntang coffee tapi jga fungsi lain , ini sih yang harus bangeut kita bantu share . Memiliki fungsi lain itu memng harus benar-benar di konsep
BalasHapusini dibuktikan oleh Sualoka
Sualoka adalah bukan sekedar cafe namun wadah untuk menciptakan pengalaman lain. Konsep cafe seperti ini bagus ya, ada ruang literasi , berkumpulnya seniman dan budayaann wah mantap
seru sih ya ini cafenya bukan cuma buat nonkrong tapi juga buat berbagai kegiatan budaya dan literasi. apalagi pas kulihat menunya juga murah-murah jadi pas banget jadi pilihan kalau mau ajak keluarga ke cafe
BalasHapusMenarik sekali tempatnya. Kapan kapan klo lagi jalan ke Gresik, aku mau mampir ah. Btw itu kak Yogi adik kelasku di sosiologi unair. Salam ya klo ketemu lagi
BalasHapus